Psycholinguistics is
the study of this relationship between language and the mind.
Artinya : psikolinguistik adalah ilmu yang
mempelajari hubungan antara bahasa dan pikiran.
Dalam kajian linguistik, Psikolinguistik berperan sebagai
ilmu antardisiplin antara psikologi dan linguistik yang mengkaji bahasa dan
hakikat bahasa sebagai objek formalnya. Karena berasal dari dua displin yang
berbeda; yaitu psikologi dan linguistik, maka objek materialnya pun berbeda.
Linguistik mengkaji struktur bahasa, sedangkan psikologi mengkaji perilaku
berbahasa atau proses berbahasa.
Adapun tujuan daripada ilmu
psikolinguistik itu sendiri adalah untuk membantu menyelesaikan permasalahan
kompleks manusia dalam pembelajaran berbahasa, karena selain berkenaan dengan
masalah berbahasa, psikolinguistik juga berkenaan dengan kegiatan berbahasa.
Kegiatan berbahasa bukan hanya berlangsung secara mekanistik, tapi juga
berlangsung secara mentalistik. Artinya, kegiatan berbahasa itu berkaitan juga
dengan proses atau kegiatan mental (otak). Oleh karena itu, dalam kaitannya
dengan pembelajaran bahasa, studi linguistik perlu dilengkapi dengan studi antardisiplin
antara psikologi dan linguistik, yang lazim disebut psikolinguistik.
Sumber : Bloomer, Aileen, Pattrick Griffths, and
Andrew John Morrison. 2005. Introducing
Language In use a Coursebook. London and New York : Routledge
Tidak ada komentar:
Posting Komentar